Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027: Hari Baru, Aman Dan Nyaman Di Sekolah
[Pasuruan, 18 Juli 2026] – Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, SMK Negeri 2 Pasuruan kembali menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi seluruh peserta didik baru. Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi siswa kelas X untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah, budaya belajar, serta seluruh komponen yang ada di SMK Negeri 2 Pasuruan.
Mengusung tema “Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah”, pelaksanaan MPLS tahun ini hadir dengan pendekatan yang lebih humanis dan berpihak pada murid. Tema ini mencerminkan komitmen sekolah untuk menghadirkan pengalaman pertama yang positif, bebas dari rasa takut maupun tekanan, serta menjadi awal yang baik bagi setiap siswa dalam beradaptasi dengan lingkungan baru.
Pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Regulasi ini menggantikan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 dan membawa sejumlah perubahan signifikan dalam penyelenggaraan MPLS.
Beberapa perubahan penting dalam aturan baru ini antara lain durasi pelaksanaan yang bertambah dari tiga hari menjadi lima hari, serta penekanan pada prinsip MPLS Ramah yang mengedepankan keamanan dan kenyamanan peserta didik.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, dalam pembukaan MPLS tingkat nasional di SMK Negeri 2 Singosari menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar agenda seremonial. “MPLS bukan seremoni, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas sesuai arah kebijakan pemerintah. Pendidikan harus berjalan secara lurus, bersih, serta menjadi ruang yang memberikan kesempatan bagi seluruh anak Indonesia untuk berkembang,” tegasnya.
Secara nasional, Tahun Ajaran 2026/2027 dimulai pada Senin, 13 Juli 2026. Dengan demikian, MPLS di SMK Negeri 2 Pasuruan dilaksanakan selama lima hari pada minggu pertama, yaitu tanggal 13 hingga 17 Juli 2026.
Hari pertama MPLS diawali dengan upacara pembukaan yang menjadi simbol penerimaan resmi peserta didik baru sebagai bagian dari keluarga besar sekolah. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan berbagai aktivitas pengenalan yang dirancang untuk membantu siswa beradaptasi secara intelektual, sosial, dan emosional.
Sejalan dengan semangat menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 memuat sejumlah larangan tegas yang wajib dipatuhi dalam pelaksanaan MPLS:
-
Perpeloncoan – Praktik perpeloncoan dalam bentuk apapun tidak diperkenankan, baik berupa hukuman fisik, tindakan mempermalukan, tekanan psikologis, maupun unsur intimidasi.
-
Kekerasan Fisik dan Verbal – Tidak diperbolehkan adanya bentakan, penghinaan, hukuman fisik, maupun tindakan yang berpotensi melukai peserta didik.
-
Pungutan Biaya – MPLS dilaksanakan tanpa pungutan biaya. Sekolah tidak diperkenankan meminta sejumlah uang kepada peserta didik dengan alasan konsumsi, atribut, dokumentasi, maupun kebutuhan operasional lainnya.
-
Penggunaan Atribut Tidak Edukatif – Atribut seperti tas karung, topi kardus, aksesori berlebihan, atau kostum yang mempermalukan siswa dilarang karena tidak memiliki manfaat edukatif.
-
Pelibatan Alumni sebagai Panitia – Alumni tidak boleh dilibatkan sebagai panitia pelaksana MPLS untuk meminimalkan potensi penyimpangan dan praktik senioritas yang destruktif.
Apabila sekolah melanggar ketentuan tersebut, pelaksanaan MPLS dapat dihentikan dan pihak yang bertanggung jawab dapat dikenai sanksi sesuai peraturan yang berlaku.
Pelaksanaan MPLS Ramah di SMK Negeri 2 Pasuruan memiliki beberapa tujuan utama:
1. Membantu Adaptasi Peserta Didik Baru
Perpindahan dari jenjang SMP menuju SMK sering kali menghadirkan tantangan tersendiri. Melalui MPLS, siswa diharapkan mampu mengenali berbagai aspek kehidupan sekolah, mulai dari struktur organisasi, tata tertib, program pembelajaran, sarana prasarana, ekstrakurikuler, hingga budaya positif sekolah.
2. Penguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila
MPLS diarahkan untuk mendukung penguatan karakter peserta didik melalui nilai-nilai seperti beriman dan bertakwa, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, kreatif, dan bernalar kritis. Sekolah juga mendorong pembiasaan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) untuk menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis.
3. Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Program ini menjadi materi yang direkomendasikan dalam MPLS 2026, meliputi kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, mengonsumsi makanan sehat, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.
Berdasarkan pengalaman pelaksanaan MPLS tahun-tahun sebelumnya, SMK Negeri 2 Pasuruan telah terbukti mampu menyelenggarakan kegiatan MPLS dengan sukses dan bebas dari perundungan. Untuk tahun ajaran 2026/2027, rangkaian kegiatan dirancang dengan pendekatan yang lebih inovatif dan interaktif:
Hari 1: Mengenal Sekolah dan Membangun Karakter – Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan dan pengenalan visi-misi sekolah. Siswa diajak mengikuti tur interaktif mengenal fasilitas sekolah serta diskusi nilai karakter melalui “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”.
Hari 2: Lingkungan Belajar yang Aman dan Kolaboratif – Fokus pada adaptasi sosial dan kesiapsiagaan. Siswa mengikuti diskusi “Lingkungan Belajar Aman, Nyaman, Menggembirakan” serta simulasi siaga bencana.
Hari 3: Eksplorasi Potensi Diri – Siswa diajak menggali minat dan bakat melalui asesmen literasi-numerasi, pengenalan ekstrakurikuler, serta workshop motivasi belajar sesuai gaya belajar masing-masing.
Hari 4: Peduli Lingkungan dan Sosial – Kegiatan aksi nyata seperti kerja bakti, diskusi pencegahan NAPZA dan judi online, serta pembuatan komitmen bersama.
Hari 5: Puncak Kreativitas dan Refleksi – Pentas bakat sebagai wadah ekspresi diri, apresiasi, dan refleksi pengembangan diri ke depan.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMK Negeri 2 Pasuruan bukan sekadar kegiatan perkenalan biasa, melainkan langkah awal dalam perjalanan panjang pendidikan siswa. Dengan dukungan penuh dari para guru, staf, dan semangat siswa yang tinggi, MPLS 2026/2027 diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi kesuksesan akademik dan non-akademik siswa di masa mendatang.
Selamat menjalani MPLS bagi seluruh peserta didik baru SMK Negeri 2 Pasuruan. Mari jadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman, nyaman, dan memacu prestasi!
